PENYULUHAN SANITASI DAN HYGINE OLEH IBU WULANDARI MEIKAWATI S.KM M.KES

Rabu, 11 september 2019
Penyuluhan Sanitasi dan hygine oleh ibu Wulan Meikawati S.KM M.Kes

Higine merupakan upaya kesehatan dg cara memelihara dan melindungi kebersihan individu, utk mencapai derajat kesehatan.

Sanitasi,
Memelihara dan melindungi lingkungan seperti menyediakan air bersih, menyediakan tempat sampah

Kompenen higiene
Mandi teratur
Mencuci tangan sebelum dan sesudah kegiatan
Memakai celmek dan penutup kepala
Memakai alas kaki yang sesuai
Tidak sedang mengidao penyakit menular (TBC, kolera)
Periksa kesehatan minimal 2x per Tahun

Persyaratan teknis higiene dan sanitasi
A. Bangunan
1. Lokasi, lokasi harus jauh dari sumber pencemar seperti, WC dan tempat sampah.
Halaman bersih,tidak bersemak dan tidak banyak lalat.
Kontruksi bangunan yang kokoh dan aman.
Lantai yang kedap air, tidak licin, dan mudah dibersihkan.
Dinding berwarna terang agar kotoran dapat terlihat sehingga ruangan mudah dibersihkan.
2. Langit-langit, berwarna terang dan tinggi 2,4m diatas oermukaan lantai
3. Pintubdan jendela, dilengkapi kassa/ tirai/ pintu rangkap untuk meminimalisir serangg/lalat.

B. Fasilitas sanitasi
– tempat cuci tangan
– kamar mandi
-tempat sampah
-air bersih

C. Peralatan
. Tempat pencucian peralatan dan bahan makanna terpisah
. Perlatan dan bahan pangan makanan yang telahb dibersihkan diketakkan ditenpat yang aman dan tidak dijangkau oleh hewan

*Pemilihan bahan baku
Kedelai:
1. Warna kuning kecoklatan
2. Bentuk bulat
3. Bersih dan bebas dari hama penyakit
4. Padat, tidak mengapung ketika direndam

*Penyimpanan bahan makanan
1. Tempat penyimpanan bersih dan terhindar dari kontaminasi bakteri, serangga
2. Menggunakan prinsip FIFO, yang digunakan yang disimpan terlebih dahulu
3. Disimpan pada tempat kering dan tidak lembap

*Pengolahan bahan makanan
1. Mencuci bahan dan peralatan dengan air mengalir
2. Menyortir barang yang rusak
3. Peralatan terbuat daru bahan yang aman
4. Peralatan yang digunakan berfungsi dengan baik

*Pengangkutan
1. Bahan tidak bercampur dengan B3 (bahan berbahaya beracun)
2. Bahan tidak boleh diduduki/diinjak
3. Kendaraan khusus bahan makanan bersih

*Penyajian
1. Tempat penyajian bersi
2. Sebelum dijua/dikonsumsil dilakukan
. Uji organoleptik, yaitu menguji makanan menggunakan 5 indera melihat (penampilan), meraba (tekstur), mencium, mendengar dan merasa.
. Uji biologis, yaitu mencicipi makanan untuk memastikan keamanannya ( makanan aman=2 jam setelah dicicipi tidak terjadi apa-apa)
. Uji laboratorium, yaitu uji yang dilakukam untuk memgetahui tingkat cemaran kimia dan mikroba.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *