DESAKU YANG KUCINTA

DCIM101MEDIADJI_0052.JPG
Alhamdulillah saya bangga terlahir dari Desa Ngroto, Kec Gubug, Kab Grobogan dengan Purwodadi sebagai Ibu Kota Kabupaten, sebuah desa terpencil yang jauh dari keramaian, jalannya becek , listrinya byar pet -byar pet, kesejahteraan rakyatnya kurang perhatian dengan segudang penderitaan.
Desa tersebut terletak di tepi sungai Tuntang yang berhulu di Danau Rawapening dengan alur  berkelok kelok,  setiap tahun meluapkan airnya menggenangi rumah-rumah penduduk. 71 tahun lebih rakyatnya ikhlas menerima kenyataan, namun jangan salah sangka, sekira dari tahun 1466  yang lalu di desa tersebut pernah menjadi desa yang hebat dengan bukti terdapat bangunan masjid kuno seusia masjid Demak berdiri, ada dua makam wali dan juga tokoh pejuang yang tidak terdaftar dalam catatan sejarah nasional yaitu Syaikh Abdurrahman Ganjur dan Syaikh Sirajudin.
Semoga amal ibadahnya di terima Alloh dan perjuangannya ada yang melanjutkan, sehingga terlahir bibit-bibit unggul yang jujur dan penuh dedikasi. Kami yakin buah yang jatuh tidak jauh dari pohon induknya.
Di desa tersebut juga terdapat Pondok Pesantren Miftahul Huda yang dipimpin Romo K.H Munir Abdullah, seorang Kyai karismatik dengan ratusan ribu jamaah  yang tersebar di Jawa Tengah. Banyak kyai, pejabat, tokoh-tokoh nasional seperti Bupati, Gubernur sampai  Presiden Abdurrahman Wahid/Gusdur pernah berkunjung ke desa Ngroto untuk silaturahmi dan berdoa dalam makam tersebut, berdoa dalam makam bukan untuk minta si mayit agar mencukupi keperluanya tetapi mendoakan si mayit yang masih memiliki energi positif agar bahagia di alamnya karena hakikat doa yang baik adalah kembali kepada yang berdoa.
“Ya Allah, luaskan kuburan mereka, muliakan arwah mereka, sampaikan mereka pada ridha-Mu, tenteramkan mereka dengan rahmat-Mu, rahmat yang menyambungkan kesendirian mereka, yang menghibur kesepian mereka. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Alloh bangkitkan anak-anak desa dan dari anak turunnya yang jujur dan tulus untuk ikut peduli membangun negeri “. Salam kerabat Ngroto Darwito.
Dr. H. Darwito S.E, M.M, ELP. Owner LIA Gallery Semarang & Pendiri kantor motivator Nafsul Muthmainah Achievement (NMA) Training Center.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *